Kajian Ahad Pagi Muhammadiyah Banyumanik
16 Rabi'ul akhir 1438 H / 15 Januari 2017
Dr.dr.H. Masrifan Djamil
Iman dan Ilmu
Masalah kita yg besar di Indonesia adalah iman dan ilmu. Contoh, orang2 sudah tahu kalau shalat berjamaah di masjid itu lebih baik dari pada shalat di rumah. Tapi yg ke masjid cuma sedikit, ini masalah iman.
Yang kedua ilmunya merasa bahwa hal tsb bukan wajib. Jadi asal sah saja.
Akibatnya masjidnya besar, tapi yg shalat sedikit . Maka sekarang digerakkan shalat berjamaah. Namun energi yg digunakan besar sekali.
وَاعْلَمُوا أَنَّ فِيكُمْ رَسُولَ اللَّهِ لَوْ يُطِيعُكُمْ فِي كَثِيرٍ مِّنَ الْأَمْرِ لَعَنِتُّمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ حَبَّبَ إِلَيْكُمُ الْإِيمَانَ وَزَيَّنَهُ فِي قُلُوبِكُمْ وَكَرَّهَ إِلَيْكُمُ الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ أُوْلَئِكَ هُمُ الرَّاشِدُونَ ﴿٧﴾
Al-Hujurat-7:
Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalanganmu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti kemauanmu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu mendapat kesusahan, tetapi Allah menjadikan kamu "cinta" kepada keimanan dan menjadikan keimanan itu indah di dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan, dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus.
Orang2 islam pada awalnya dulu juga ingin agar Rasul menurutkan saja kemauan mereka. Setiap ada perintah maka akan selalu ditawar
Contoh, ketika Rasul mengatakan jika ada yg meninggal dan dishalatkan 100 orang dan tak ada kesyirikan maka seluruh doa akan dikabulkan.
Hal ini ditawar, bagaimana jika kurang dari 100 ?
Pemikiran ini masih terbawa sampai sekarang , bukan berusaha bagaimana mencapainya. Padahal janji Allah bila kita iman maka akan timbul cinta, akan samiknaa wa athoknaa.
إِنَّمَا كَانَ قَوْلَ الْمُؤْمِنِينَ إِذَا دُعُوا إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ لِيَحْكُمَ بَيْنَهُمْ أَن يَقُولُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ ﴿٥١﴾
An-Nur-51:
Sesungguhnya jawaban orang-orang mukmin, bila mereka dipanggil kepada Allah dan rasul-Nya agar rasul menghukum (mengadili) di antara mereka ialah ucapan. "Kami mendengar, dan kami patuh". Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.
Karena itu yg diperlukan adalah perubahan dari umat islam. Padahal umat islam di Indonesia ini sudah hampir 600 tahun, harusnya iman sudah kuat dan mungkin negara sudah jadi pusat islam. Tapi kenyataan malah banyak Perda islam yg dihapus (3000an) oleh negara.
Kita harus banyak berdoa, karena kita tanpa pertolongan Allah tak bisa apa2. Karena manusia itu mudah tergelincir. Kita perlu berdoa terhindar dari ilmu yg tak manfaat, dari hati yg goyah.
إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ ﴿١٥﴾
Al-Hujurat-15:
Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berjihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.
Kenyataan sekarang banyak orang yg ragu2, atau berfikir pokok sudah sah, tidak ada usaha makin lama makin baik. Untuk menjadi baik itu perlu pelatihan. Dan umat islam ini kurang pelatihan. Mind set harus diubah bahwa untuk maju perlu serius, tidak mencari mudahnya saja.Demikian pula di bidang ibadah.
Selain itu harus berjihad, baik dengan harta atau jiwanya.
Kita cek, seorang perokok sampai usia 60 th sudah menghabiskan biaya ratusan juta untuk barang haram ini. Kira2 apa infaqnya juga demikian?
Ada 2 hadits yg mendukung ayat diatas dan redaksinya mirip, yaitu tentang amal yang dicintai Allah dan amal yg afdhol
Diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas’ud Radhiyallahu ‘Anhu ia berkata aku bertanya kepada Rasulullah saw “Amal apa yg paling dicintai Allah Azza Wajalla? beliau menjawab “Shalat tepat pada waktunya”. Aku bertanya kemudian apa lagi? beliau menjawab “Berbuat baik terhadap kedua orangtua”. Aku bertanya kemudian apa lagi? beliau menjawab *“Jihad fi sabilillah”* .”.
Hadits Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu bahwasanya seseorang telah bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam Amal apakah yg paling afdhal? beliau menjawab”Iman kepada Allah dan Rasul Nya“. Ditanyakan kemudian apa lagi? beliau menjawab *“Jihad di jalan Allah“*. ...“.
Jadi yg overlap adalah jihad di jalan Allah.
Jihad Sosialisasi Al Qur'an
Saat ini yg paling populer di Indonesia adalah Surat Yasin, padahal haditsnya dhoif. Padahal yg mestinya diperintahkan untuk dibaca adalah Surat Al Mulk.
Ada hadits Rasul sbb :
“Ada suatu surat dari al qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafa’at bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: “Tabaarakalladzii biyadihil mulku… (surat Al Mulk)” (HR. Tirmidzi)
Hadits lain yg semakna
“Satu surat dalam al-Qur’an yang hanya (terdiri dari) tiga puluh ayat akan membela orang yang selalu membacanya (di hadapan Allah Ta’ala) sehingga dia dimasukkan ke dalam surga, yaitu surat: “Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan/kekuasaan”
Hadits2 tersebut shahih.
Hadits lainnya lagi :
Adalah Ibnu Abbas ra. memberi pengajaran kepada seseorang dengan bertanya,
“Maukah engkau aku hadiahi sebuah hadits?”
Laki-laki tersebut menjawab, “Ya,”
Ibnu Abbas berkata, “Bacalah (tabaarakalladzi biyadihil mulku) dan ajarkanlah kepada keluargamu, semua anak-anakmu, bayi-bayimu, dan tetanggamu. Karena, sesungguhnya aku mendengar Rasulullah saw. bersabda:"Aku suka kalau surah itu berada dalam hati setiap orang dari umatku."
Diinginkan surat tsb ada dalam hati, jadi ini perintah untuk menghafal.
Marilah kita baca dan hafalkan surat Al Mulk ini karena pembacanya dibebaskan dari siksa kubur.
Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum
SAK
Pimpinan Cabang Muhammadiyah Banyumanik Semarang, menyajikan Media BLOG ini untuk mengkomunikasikan kegiatan kegiatan, program program yang sedang dilaksanakan kepada para anggota dan simpatisan Muhammadiyah di Banyumanik dan sekitarnya. Mari kita bersatu saling melengkapi, guna menegakkan kalimat TAUHID serta menyampaikan kebenaran ISLAM, melalui organisasi dakwah MUHAMMADIYAH di PCM Banyumanik.
Minggu, 15 Januari 2017
Minggu, 08 Januari 2017
Kajian Ahad Pagi Muhammadiyah Banyumanik
Kajian Ahad Pagi Muhammadiyah Banyumanik
9 Rabi 'ul Akhir 1438 H /
8 Januari 2017
*Drs. H. Hamzah Rifqi M Si*
*Rekonstruksi Aqidah Mukmin dan Muslim*
Kata hikmah :
*"Apabila kamu menjadikan dirimu itu tulang, maka anjing2 akan memakanmu "*
Maksudnya, musuh2 kita atau siapapun diluar kita akan memperlakukan kita sebagaimana diri kita mewujudkan diri sendiri.
Ada seorang Prof, tapi tidak dihargai masyarakat, karena tahu sikapnya. Ada polisi tidak dihargai karena kelakuannya.
Kita umat islam demikian pula. Umat lain akan memperlakukan kita sebagaimana kita mewujudkan diri.
Ada orang non muslim berani mengatakan jangan mau dibohongi ayat ini . Siapa yg pakai ayat ini ? Tentu para mubaligh.
Lalu apa yg terjadi ? Malah ada yg berpecah belah, ada yg membela .
Akibatnya mereka yg kecil berani merendahkan umat islam.
Apa penyebabnya ? Ini karena aqidah. Kalau soal ekonomi atau jabatan tidak masalah. Buktinya banyak orang miskin tetap dihormati, banyak orang tak punya jabatan dihormati.
Jadi inner power umat islam yg sesungguhnya adalah aqidah. Hal ini yg menyebabkan kenapa umat dijaman Rasul dulu dihormati, meskipun miskin. Ini karena aqidah mereka luar biasa.
Karena itu sangat penting untuk merekonstruksi aqidah.
Kenapa ada baterai yg bisa menyalakan lampu dan ada yg tak bisa ? Karena ada dan tidaknya power.
Iman juga begitu. Orang bisa saja mengatakan "saya beriman", tapi belum tentu ada powernya.
Bisa kita lihat ketika panggilan adzan, maka iman yg kuat akan segera merespond.
Namun iman yg lemah akan menunda nunda, bahkan banyak juga yg tidak tergerak sama sekali.
Mari kita perhatikan
1. Surat Al Ahqaf 13
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.
Mari kita buktikan , apakah cukup orang berkata : "Tuhanku itu Allah" , apa mereka terbebas dari rasa takut dan duka ?
2. Hadits Muslim dari Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang meninggal dunia dan dia mengetahui bahwa tiada tuhan selain Allah, masuk surga."
Apakah ada orang yg tak tahu kalimat Laa ilaha ilallohu ?
Bandingkan dng hadits ini
عن أبي هريرة رضي الله عنه أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه و سلم قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk ke dalam surga, seseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan-kejahatannya”.
Lalu bagaimana dng orang yg tahu bahwa tak ada Tuhan selain Allah tapi tetangganya tidak aman dari kejahatannya ?
Kenapa terjadi kontradiksi ?
Mana yg benar ?
Penjelasannya pada hadits ini.
Rosululloh menyatakan dalam sabdanya:
وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ " ، قِيلَ : وَمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : " الَّذِي لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
“Demi Alloh tidaklah beriman! Demi Alloh tidaklah beriman! Demi Alloh tidaklah beriman! Ada yang bertanya: “Siapa itu wahai Rosululloh?” Beliau menjawab: “Yaitu orang yang tetangganya tidak merasa aman dari ulah jahatnya.”
Jadi orang tidak masuk surga bila tidak beriman.
Orang tidak beriman bila tetangganya tidak aman.
Inilah bukti bahwa iman tidak cukup dng perkataan saja.
*Cukupkah Pengakuan Beriman ?*
Mereka semua mengaku beriman, tak mau disebut kafir. Tapi iman yg mana ?
Bahkan orang kafir juga tak mau disebut kafir.
Kita diperintah Allah mencontoh Nabi Ibrahim dan umatnya.
(Srt Mumtahanah 4 :)
"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. ..."
Jadi kita kafir thd kepercayaan mereka dan mereka kafir thd iman kita.
*Iman saja tidak cukup, karena akan diuji.*
Al-`Ankabūt :2 - Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
Al-`Ankabūt :3 - Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Sama dng masyarakat kita, semua mengaku beriman tapi mereka ada yg benar dan ada yg dusta.
Lalu apa indikator mereka yg tak beriman ?
Al-Muddaththir :53 - Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.
Mereka tak takut hari akhir, entah karena apa. Mungkin tidak tahu atau menyepelekan.
Mereka berpendapat semua umat Rasul akan masuk surga, padahal hadits lengkapnya ada syaratnya.
Sabda Rasulullah SAW :
كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى قالوا يا رسول الله ومن يأبى قال من أطاعني دخل الجنة ومن عصاني فقد أبى”
“Setiap ummatku pasti akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang tidak mau?” Beliau menjawab, “Mereka yang mentaatiku akan masuk surga dan yang menetangku maka dia telah enggan masuk surga.”
Jadi syaratnya adalah Taat. Tak cukup mengandalkan safaat, karena safaat tak berlaku bagi yg tak sholat, tak memberi makan orang miskin, seperti pada surat Al Mudatsir.
Al-Muddaththir :48 - Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.
Kondisi masyarakat kita seperti itu, mengaku islam tapi sebagian besar belum beriman karena hanya di lesan saja.
*Orang Islam, Beriman ?*
Tak ada yg tahu, karena iman ada di dalam hati, yg tahu hanya Allah SWT
*"Iman itu di dalam hati, Islam itu nyata"*
Iman yg benar memenuhi syarat2 nya :
1. Percaya kepada Allah dan Rasulnya dan apa2 yg diperintahkan
2. Ber sungguh2 melaksanakannya (fi sabilillah)
Maka munculah kategori :
*Mukminin :* hatinya yakin, lesan berikrar percaya, amalnya shaleh (baik)
*Munafik :* hatinya mendustakan, lesan ikrar percaya, amalnya buruk
*Kafirin :* hatinya mendustakan, lesan ingkar dan amalnya buruk.
Dan konsekwensi sbg orang beriman adalah taat terhadap seluruh perintah Allah. Tidak ada alternatif lain.
Semua perintah atau keputusan Allah pasti yg terbaik dan untuk kebaikan manusia.
Barokallohu fikum
🖍SAK
9 Rabi 'ul Akhir 1438 H /
8 Januari 2017
*Drs. H. Hamzah Rifqi M Si*
*Rekonstruksi Aqidah Mukmin dan Muslim*
Kata hikmah :
*"Apabila kamu menjadikan dirimu itu tulang, maka anjing2 akan memakanmu "*
Maksudnya, musuh2 kita atau siapapun diluar kita akan memperlakukan kita sebagaimana diri kita mewujudkan diri sendiri.
Ada seorang Prof, tapi tidak dihargai masyarakat, karena tahu sikapnya. Ada polisi tidak dihargai karena kelakuannya.
Kita umat islam demikian pula. Umat lain akan memperlakukan kita sebagaimana kita mewujudkan diri.
Ada orang non muslim berani mengatakan jangan mau dibohongi ayat ini . Siapa yg pakai ayat ini ? Tentu para mubaligh.
Lalu apa yg terjadi ? Malah ada yg berpecah belah, ada yg membela .
Akibatnya mereka yg kecil berani merendahkan umat islam.
Apa penyebabnya ? Ini karena aqidah. Kalau soal ekonomi atau jabatan tidak masalah. Buktinya banyak orang miskin tetap dihormati, banyak orang tak punya jabatan dihormati.
Jadi inner power umat islam yg sesungguhnya adalah aqidah. Hal ini yg menyebabkan kenapa umat dijaman Rasul dulu dihormati, meskipun miskin. Ini karena aqidah mereka luar biasa.
Karena itu sangat penting untuk merekonstruksi aqidah.
Kenapa ada baterai yg bisa menyalakan lampu dan ada yg tak bisa ? Karena ada dan tidaknya power.
Iman juga begitu. Orang bisa saja mengatakan "saya beriman", tapi belum tentu ada powernya.
Bisa kita lihat ketika panggilan adzan, maka iman yg kuat akan segera merespond.
Namun iman yg lemah akan menunda nunda, bahkan banyak juga yg tidak tergerak sama sekali.
Mari kita perhatikan
1. Surat Al Ahqaf 13
إِنَّ ٱلَّذِينَ قَالُوا۟ رَبُّنَا ٱللَّهُ ثُمَّ ٱسْتَقَٰمُوا۟ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: "Tuhan kami ialah Allah", kemudian mereka tetap istiqamah maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan mereka tiada (pula) berduka cita.
Mari kita buktikan , apakah cukup orang berkata : "Tuhanku itu Allah" , apa mereka terbebas dari rasa takut dan duka ?
2. Hadits Muslim dari Utsman bin Affan radhiyallahu 'anhu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang meninggal dunia dan dia mengetahui bahwa tiada tuhan selain Allah, masuk surga."
Apakah ada orang yg tak tahu kalimat Laa ilaha ilallohu ?
Bandingkan dng hadits ini
عن أبي هريرة رضي الله عنه أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه و سلم قَالَ: لاَ يَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ لاَ يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu bahwasanya Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Tidak akan masuk ke dalam surga, seseorang yang tetangganya tidak merasa aman dari kejahatan-kejahatannya”.
Lalu bagaimana dng orang yg tahu bahwa tak ada Tuhan selain Allah tapi tetangganya tidak aman dari kejahatannya ?
Kenapa terjadi kontradiksi ?
Mana yg benar ?
Penjelasannya pada hadits ini.
Rosululloh menyatakan dalam sabdanya:
وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ وَاَللَّهِ لَا يُؤْمِنُ " ، قِيلَ : وَمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ ؟ قَالَ : " الَّذِي لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ
“Demi Alloh tidaklah beriman! Demi Alloh tidaklah beriman! Demi Alloh tidaklah beriman! Ada yang bertanya: “Siapa itu wahai Rosululloh?” Beliau menjawab: “Yaitu orang yang tetangganya tidak merasa aman dari ulah jahatnya.”
Jadi orang tidak masuk surga bila tidak beriman.
Orang tidak beriman bila tetangganya tidak aman.
Inilah bukti bahwa iman tidak cukup dng perkataan saja.
*Cukupkah Pengakuan Beriman ?*
Mereka semua mengaku beriman, tak mau disebut kafir. Tapi iman yg mana ?
Bahkan orang kafir juga tak mau disebut kafir.
Kita diperintah Allah mencontoh Nabi Ibrahim dan umatnya.
(Srt Mumtahanah 4 :)
"Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri daripada kamu dari daripada apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiran)mu dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya sampai kamu beriman kepada Allah saja. ..."
Jadi kita kafir thd kepercayaan mereka dan mereka kafir thd iman kita.
*Iman saja tidak cukup, karena akan diuji.*
Al-`Ankabūt :2 - Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?
Al-`Ankabūt :3 - Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
Sama dng masyarakat kita, semua mengaku beriman tapi mereka ada yg benar dan ada yg dusta.
Lalu apa indikator mereka yg tak beriman ?
Al-Muddaththir :53 - Sekali-kali tidak. Sebenarnya mereka tidak takut kepada negeri akhirat.
Mereka tak takut hari akhir, entah karena apa. Mungkin tidak tahu atau menyepelekan.
Mereka berpendapat semua umat Rasul akan masuk surga, padahal hadits lengkapnya ada syaratnya.
Sabda Rasulullah SAW :
كل أمتي يدخلون الجنة إلا من أبى قالوا يا رسول الله ومن يأبى قال من أطاعني دخل الجنة ومن عصاني فقد أبى”
“Setiap ummatku pasti akan masuk surga, kecuali yang tidak mau. Shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, siapa yang tidak mau?” Beliau menjawab, “Mereka yang mentaatiku akan masuk surga dan yang menetangku maka dia telah enggan masuk surga.”
Jadi syaratnya adalah Taat. Tak cukup mengandalkan safaat, karena safaat tak berlaku bagi yg tak sholat, tak memberi makan orang miskin, seperti pada surat Al Mudatsir.
Al-Muddaththir :48 - Maka tidak berguna lagi bagi mereka syafa'at dari orang-orang yang memberikan syafa'at.
Kondisi masyarakat kita seperti itu, mengaku islam tapi sebagian besar belum beriman karena hanya di lesan saja.
*Orang Islam, Beriman ?*
Tak ada yg tahu, karena iman ada di dalam hati, yg tahu hanya Allah SWT
*"Iman itu di dalam hati, Islam itu nyata"*
Iman yg benar memenuhi syarat2 nya :
1. Percaya kepada Allah dan Rasulnya dan apa2 yg diperintahkan
2. Ber sungguh2 melaksanakannya (fi sabilillah)
Maka munculah kategori :
*Mukminin :* hatinya yakin, lesan berikrar percaya, amalnya shaleh (baik)
*Munafik :* hatinya mendustakan, lesan ikrar percaya, amalnya buruk
*Kafirin :* hatinya mendustakan, lesan ingkar dan amalnya buruk.
Dan konsekwensi sbg orang beriman adalah taat terhadap seluruh perintah Allah. Tidak ada alternatif lain.
Semua perintah atau keputusan Allah pasti yg terbaik dan untuk kebaikan manusia.
Barokallohu fikum
🖍SAK
Minggu, 01 Januari 2017
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
11 Rabiul awal 1438 H /
11 Desember 2016
Ustadz M. Salim Maulana
(Mantan Pendeta)
*Kajian Kristology, waspada Kristenisasi di Semarang.(Kali Anak, Gn Pati)*
Beberapa indikasi :
1.Sudah banyak warga (80%) yg menganggap agama itu sama
2. Pendetanya Gereja adalah anak seorang Kiyai.
3.Ponpes dibangun dng dana 50% lebih dari Gereja
4. Setiap minggu mengadakan Pembagian beras 2,5 kg dan uang rp 50 ribu
5. Setiap minggu Ibadah Yasinan 2 kali yg dihadiri Pendeta.
*Kristology tentang Nasrani*
Dari Kitab Para Rasul 11:25 dan 11:26
"Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia."
1. Saulus awalnya adalah Berandal pemerkosa. Lalu mengaku menjadi Rasul karena diangkat Yesus lewat mimpi. Kemudian bergelar Paulus.
Paulus ini yg menjadi Pemimpin Katholik dan meneruskan kepemimpinan lewat dinasti.
"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."
Padahal jarak antara Yesus dng Paulus ini ada beberapa abad.
2. Kalau pertama kali, disebut Kristen berarti sebelumnya tak ada Kristen.
Berarti Kristen ini bukan agama. Kalau dari bahasa artinya adalah Pengikut Yesus (Kristianus)
3. Korintus 1 dan 2
Surat pertama Paulus kepada Korintus
Jelas bahwa surat dari Paulus , bukan dari Yesus
Demikian pula surat2 selanjutnya yg jadi Perjanjian Baru, adalah surat Paulus.
Pertanyaannya. Yesus sendiri agamanya apa ?
4. Ternyata dalam Perjanjian Lama tak ada agama Yesus.
Yesus hanya disebut Raja Yahudi.
Padahal Yahudi kafir sampai sekarang. Yesus tak berhasil mengKristenkan Yahudi.
Banyak perintahnya yg ditentang, antara lain : Perintah Khitan, Mengkafani Jenazah, Larangan makan babi, larangan nikah beda agama.
Ini terjadi karena Al Kitab sering direvisi.
(Coba bandingkan Al Kitab 2005 dan 2016 isinya sudah beda)
5. Mathius
Kalau Yesus itu Tuhan kenapa ketika dia disalib minta tolong pada Tuhan ?
" "Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46)
Aneh, bila dia Tuhan kenapa tidak berdaya ?
Gerakan Kristenisasi juga dilakukan dng menghasut, mengadu domba antar muslim. Menghasut ttg pelaksanaan zakat, tabung haji, dsb.
Karena itulah kaum muslim bersatulah , saling menjaga jangan sampai ada yg dilemahkan imannya.
Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum
🖍SAK
11 Rabiul awal 1438 H /
11 Desember 2016
Ustadz M. Salim Maulana
(Mantan Pendeta)
*Kajian Kristology, waspada Kristenisasi di Semarang.(Kali Anak, Gn Pati)*
Beberapa indikasi :
1.Sudah banyak warga (80%) yg menganggap agama itu sama
2. Pendetanya Gereja adalah anak seorang Kiyai.
3.Ponpes dibangun dng dana 50% lebih dari Gereja
4. Setiap minggu mengadakan Pembagian beras 2,5 kg dan uang rp 50 ribu
5. Setiap minggu Ibadah Yasinan 2 kali yg dihadiri Pendeta.
*Kristology tentang Nasrani*
Dari Kitab Para Rasul 11:25 dan 11:26
"Lalu pergilah Barnabas ke Tarsus untuk mencari Saulus; dan setelah bertemu dengan dia, ia membawanya ke Antiokhia."
1. Saulus awalnya adalah Berandal pemerkosa. Lalu mengaku menjadi Rasul karena diangkat Yesus lewat mimpi. Kemudian bergelar Paulus.
Paulus ini yg menjadi Pemimpin Katholik dan meneruskan kepemimpinan lewat dinasti.
"Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen."
Padahal jarak antara Yesus dng Paulus ini ada beberapa abad.
2. Kalau pertama kali, disebut Kristen berarti sebelumnya tak ada Kristen.
Berarti Kristen ini bukan agama. Kalau dari bahasa artinya adalah Pengikut Yesus (Kristianus)
3. Korintus 1 dan 2
Surat pertama Paulus kepada Korintus
Jelas bahwa surat dari Paulus , bukan dari Yesus
Demikian pula surat2 selanjutnya yg jadi Perjanjian Baru, adalah surat Paulus.
Pertanyaannya. Yesus sendiri agamanya apa ?
4. Ternyata dalam Perjanjian Lama tak ada agama Yesus.
Yesus hanya disebut Raja Yahudi.
Padahal Yahudi kafir sampai sekarang. Yesus tak berhasil mengKristenkan Yahudi.
Banyak perintahnya yg ditentang, antara lain : Perintah Khitan, Mengkafani Jenazah, Larangan makan babi, larangan nikah beda agama.
Ini terjadi karena Al Kitab sering direvisi.
(Coba bandingkan Al Kitab 2005 dan 2016 isinya sudah beda)
5. Mathius
Kalau Yesus itu Tuhan kenapa ketika dia disalib minta tolong pada Tuhan ?
" "Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli, Eli, lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" (Matius 27:46)
Aneh, bila dia Tuhan kenapa tidak berdaya ?
Gerakan Kristenisasi juga dilakukan dng menghasut, mengadu domba antar muslim. Menghasut ttg pelaksanaan zakat, tabung haji, dsb.
Karena itulah kaum muslim bersatulah , saling menjaga jangan sampai ada yg dilemahkan imannya.
Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum
🖍SAK
Sabtu, 31 Desember 2016
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
27 Shafar 1438 H / 27 Nopember 2016
Dr. H. Haerudin , SE, MT
*Fiqih Muamalah.*
Surat Al Baqarah 30-34 menunjukkan bahwa manusia yg diangkat sbg Khalifah dimuka bumi dan bukan Malaikat.
Kalau Allah menghendaki yg jadi Khalifah adalah yg berdzikir 24 jam maka pasti yg dipilih adalah Malaikat.
Manusia dipilih karena selain diberi kemampuan untuk berdzikir juga bisa berfikir.
Kalau kita perhatikan dalam seharian kehidupan kita waktu paling banyak adalah diluar mesjid, karena itu perlu diatur. Kalau islam hanya menyangkut 5 rukun saja maka sudah jelas dan tak perlu ijtihad, tak perlu Qiyas atau berfikir. Dari sinilah maka kita memerlukan ilmu Fiqih.
Fiqih secara bahasa artinya Pemahaman. Dan dibagi lagi menjadi Fiqih Ubudiyah yg mengatur ibadah mahdoh (Thaharah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji) dan Fiqih non Ubudiyah atau Muamalah yg mengatur hubungan Horizontal : Hukum, Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendidikan dll.
Ketika memasuki Fiqih, maka bisa beda pemahaman. Dari sinilah timbulnya Madzab. Karena pemahaman maka sering beda2. Di Indonesia ini mayoritas mengaku bermadzab Syafii.
Namun kadang2 terjadi ketidak konsistenan. Misal Tafsir Ibnu Katsir yg mengutip pendapat Imam Syafii tentang Tafsir An Najm 38 - 39
An-Najm:38 - (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
An-Najm:39 - dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya
Imam Syafii berpendapat bahwa Bacaan Al Qur'an tak akan sampai kepada orang yg meninggal, termasuk amal2 lainnya. Namun disini banyak orang yg kirim pahala ke arwah.
Tak diragukan bahwa ke 4 imam madzab adalah orang yg pandai semua. Karena itu jangan mudah menyalahkan orang lain yg amalnya beda dengan kita. Kecuali jika dasarnya adalah Hadits dhoif, maka yg mengamalkan jadi Bid'ah dan yg menyebarkannya jadi dosa. Contoh disini banyak di WA seperti hal menemui Bulan Shafar, itu Hadits palsu.
*Proses terbentuknya Hukum Fiqih*
Hasil dari Fiqih adalah hukum2 Wajib, Sunah, Mubah, Makruh dan Haram.
Maka pedoman kita adalah perbanyak yg Wajib dan Sunah. Contoh masuk masjid ya harus sholat Tahiyatul masjid.
Di bidang Ibadah sifatnya statis, dibidang Muamalah sifatnya Dinamis, maka harus ada ijtihad.
Contoh salah satu hasil ijtihad adalah Zakat Profesi
*Islam Sebagai Jalan Hidup*
Dari sinilah maka muncul bahwa Islam tidak hanya di masjid saja.
Dari Tauhid kita mendapatkan Akidah, dari Tasawuf kita mendapatkan Akhlak dan dari Fiqih kita mendapatkan Syariah.
Syariah terdiri dari Amalan2 atau Perbuatan. Menjadi kata Muamalah artinya interaksi perbuatan.
Disini menyangkut Ekonomi, Politik dan lainnya. Memisahkan Politik dari Islam dng alasan Politik itu Kotor tidak boleh, karena Ekonomipun ada juga yg kotor.
Memilah yg kotor dalam Politik ada ilmunya, Fiqih Politik.
Demikian juga bidang Hukum, ada Fiqih Hukum. Jangan sampai Al Qur'an dinistakan dibiarkan saja.
Di bidang Sosial juga ada Fiqih Sosial.
Jangan mengatakan Fakta yg ada sebagai Dalil, tapi ambil dalil dari dasar ilmunya.
Tugas manusia sebagai khalifah adalah membersihkan yg kotor2 tadi. Shg hidup ini penuh kemuliaan.
Seperti jaman Rasulullah dulu juga membersihkan akidah dari kekotoran.
Di bidang ibadah kita tak boleh bid'ah, namun di muamalah kita harus bid'ah (berubah) ke arah yg baik dan tentu ada dasarnya.
*Perbedaan Fiqih Ibadah dan Muamalah*
*Ibadah :*
Asal sesuatu adalah haram
Kehati hatian dalam fatwa
Tidak rasional
Stagnan / statis
Porsi ijtihad sedikit
*Muamalah :*
Asal sesuatu adalah halal
Kemudahan
Rasional
Berkembang
Porsi ijtihad besar
Semoga bisa diambil manfaatnya
Barokallohu fikum
🖍SAK
27 Shafar 1438 H / 27 Nopember 2016
Dr. H. Haerudin , SE, MT
*Fiqih Muamalah.*
Surat Al Baqarah 30-34 menunjukkan bahwa manusia yg diangkat sbg Khalifah dimuka bumi dan bukan Malaikat.
Kalau Allah menghendaki yg jadi Khalifah adalah yg berdzikir 24 jam maka pasti yg dipilih adalah Malaikat.
Manusia dipilih karena selain diberi kemampuan untuk berdzikir juga bisa berfikir.
Kalau kita perhatikan dalam seharian kehidupan kita waktu paling banyak adalah diluar mesjid, karena itu perlu diatur. Kalau islam hanya menyangkut 5 rukun saja maka sudah jelas dan tak perlu ijtihad, tak perlu Qiyas atau berfikir. Dari sinilah maka kita memerlukan ilmu Fiqih.
Fiqih secara bahasa artinya Pemahaman. Dan dibagi lagi menjadi Fiqih Ubudiyah yg mengatur ibadah mahdoh (Thaharah, Shalat, Zakat, Puasa dan Haji) dan Fiqih non Ubudiyah atau Muamalah yg mengatur hubungan Horizontal : Hukum, Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendidikan dll.
Ketika memasuki Fiqih, maka bisa beda pemahaman. Dari sinilah timbulnya Madzab. Karena pemahaman maka sering beda2. Di Indonesia ini mayoritas mengaku bermadzab Syafii.
Namun kadang2 terjadi ketidak konsistenan. Misal Tafsir Ibnu Katsir yg mengutip pendapat Imam Syafii tentang Tafsir An Najm 38 - 39
An-Najm:38 - (yaitu) bahwasanya seorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain,
An-Najm:39 - dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya
Imam Syafii berpendapat bahwa Bacaan Al Qur'an tak akan sampai kepada orang yg meninggal, termasuk amal2 lainnya. Namun disini banyak orang yg kirim pahala ke arwah.
Tak diragukan bahwa ke 4 imam madzab adalah orang yg pandai semua. Karena itu jangan mudah menyalahkan orang lain yg amalnya beda dengan kita. Kecuali jika dasarnya adalah Hadits dhoif, maka yg mengamalkan jadi Bid'ah dan yg menyebarkannya jadi dosa. Contoh disini banyak di WA seperti hal menemui Bulan Shafar, itu Hadits palsu.
*Proses terbentuknya Hukum Fiqih*
Hasil dari Fiqih adalah hukum2 Wajib, Sunah, Mubah, Makruh dan Haram.
Maka pedoman kita adalah perbanyak yg Wajib dan Sunah. Contoh masuk masjid ya harus sholat Tahiyatul masjid.
Di bidang Ibadah sifatnya statis, dibidang Muamalah sifatnya Dinamis, maka harus ada ijtihad.
Contoh salah satu hasil ijtihad adalah Zakat Profesi
*Islam Sebagai Jalan Hidup*
Dari sinilah maka muncul bahwa Islam tidak hanya di masjid saja.
Dari Tauhid kita mendapatkan Akidah, dari Tasawuf kita mendapatkan Akhlak dan dari Fiqih kita mendapatkan Syariah.
Syariah terdiri dari Amalan2 atau Perbuatan. Menjadi kata Muamalah artinya interaksi perbuatan.
Disini menyangkut Ekonomi, Politik dan lainnya. Memisahkan Politik dari Islam dng alasan Politik itu Kotor tidak boleh, karena Ekonomipun ada juga yg kotor.
Memilah yg kotor dalam Politik ada ilmunya, Fiqih Politik.
Demikian juga bidang Hukum, ada Fiqih Hukum. Jangan sampai Al Qur'an dinistakan dibiarkan saja.
Di bidang Sosial juga ada Fiqih Sosial.
Jangan mengatakan Fakta yg ada sebagai Dalil, tapi ambil dalil dari dasar ilmunya.
Tugas manusia sebagai khalifah adalah membersihkan yg kotor2 tadi. Shg hidup ini penuh kemuliaan.
Seperti jaman Rasulullah dulu juga membersihkan akidah dari kekotoran.
Di bidang ibadah kita tak boleh bid'ah, namun di muamalah kita harus bid'ah (berubah) ke arah yg baik dan tentu ada dasarnya.
*Perbedaan Fiqih Ibadah dan Muamalah*
*Ibadah :*
Asal sesuatu adalah haram
Kehati hatian dalam fatwa
Tidak rasional
Stagnan / statis
Porsi ijtihad sedikit
*Muamalah :*
Asal sesuatu adalah halal
Kemudahan
Rasional
Berkembang
Porsi ijtihad besar
Semoga bisa diambil manfaatnya
Barokallohu fikum
🖍SAK
Kamis, 29 Desember 2016
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik
*13 Shafar 1438 / 13 Nop 2016*
Drs. Fachrur Rozi MAg
*Ghazwul Fikri*
Fenomena akhir2 ini baik di dunia maya maupun nyata terjadi perang pemikiran. Saat ini ada kecenderungan, yg salah orang lain, ketika umat islam bereaksi , yg disalahkan malah umat islam.Dan anehnya yg menista juga orang islam.
Ini yg disebut perang pemikiran yg dahsyat.
Berkecenderungan bila kita tidak menjadi pelaku dng mencari berita yg sebenarnya maka kita akan menjadi kurban.
Coba perhatikan, saat ini yg dituduh anti Bhinneka Tunggal Ika dan Anti NKRI malah orang Islam.
Perhatikan sekarang ada Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, jadi seolah menyalahkan Aksi Bela Islam kemarin anti Kebhinnekaan.
Padahal yg mengawali Anti keBhinneka adalah orang lain.
Padahal kalau umat islam mau sudah sejak th 1945 bisa kita lakukan, bukan Pancasila dasar negara. Namun justru karena umat islam cinta kebhinekaan maka lahirlah Pancasila hingga saat ini.
Peristiwa Ahok kemarin hanyalah pintu kecil, yg mengarah ke suatu yg besar.
Menurut Prof Din ada suatu hal yg jauh lebih besar dibelakangnya (note , silakan cari di Youtube, judulnya : Mantap: Ahok tetap jadi tersangka)
*Pengertian Ghazwul Fikri*
Adalah Perang Pemikiran Tanpa batas , Perang Ide, bukan Perang Fisik.
Merupakan upaya2 gencar pihak musuh Allah SWT untuk meracuni pikiran umat islam agar umat islam jauh dari islam lalu akhirnya membenci islam dan pada tingkat akhir islam diharapkan habis sampai akar2 nya.
Namanya Orang Islam,
Shalat, namun tidak mau belajar Islam.
Ketika disodori Al Maidah 51 protes : Ini kan masalah dunia, ini politik. Jangan campur agama dengan politik, karena politik itu kotor.
Kalau berfikir seperti itu maka politik akan jauh dari nilai agama.
Dan negeri ini akan selalu dipimpin orang kotor karena politik akan selamanya kotor.
Bahkan ketika MUI memberikan Sikap Keagamaan pun dituduh mencampuri Politik.
Indah sekali jawaban MUI. Bukan MUI yg masuk wilayah Politik, tapi Ahok yg melanggar wilayah kami, karena Al Maidah adalah urusan Agama.
Namun sebagian orang Islam sudah kebalik pikirannya, malah membenci Islam.
*Doktrin Utama Ghazwul Fikri*
*Orientalisme :*
Studi ketimuran, keislaman yg diselewengkan. Fakta bahwa mereka yg belajar Islam ke Barat pikirannya jadi kacau. Dan ini sudah terjadi.
*Sekularisme :*
Produk Kristen yg diadopsi ke dalam Islam. Contohnya adalah Pemisahan Politik dng Agama. Di agama lain bisa, tapi Islam tak mungkin.
Ambil contoh UU Perlindungan Anak, islam mengatur Hak Waris, Anak angkat. Dalam UU Perkawinan, islam mempunyai KUA yg mengatur syariat nikah. Dulu th 70an sampai terjadi voting di MPR tentang hal ini. Perbankan Syariah, agama lain tak punya. Bank Syariah tak mungkin lahir bila tidak lewat politik. Dulu pak Harto ikut menanamkan sahamnya.
*Inklusivisme Agama :*
Kebenaran yg menyebar di berbagai agama. Semua agama dianggap sama saja, sama baiknya. Sehingga diajarkan jangan fanatik (terlalu taat) pada agama.
Dampaknya biasa saja menikahkan anak dengan yg beda agama.
Maka yg Islam dianggap rugi, pagi2 harus bangun untuk shalat, rambut wanita harus ditutup, dll.
Kalau ini dibiarkan maka kita jadi korban.
Ada yg berpendapat, milih gubernur tak perlu islam, yg penting tdk korupsi.
Padahal ingat , pengemplang utang terbesar BLBI, Century semua non Muslim. Tapi tak pernah diberitakan agamanya.
Bila pelaku korupsi beragama Islam maka yg diserang agamanya.
Ini adalah cara untuk menjauhkan agama Islam.
*Liberalisme :*
Yang menjadikan Akal sebagai Sumber Kebenaran.
Semua serba bebas, mau minum minuman keras gak apa2 asal tidak mabuk.
*Pluralisme Agama :* Penyamarataan agama yg mendatangkan bencana. Yg dikembangkan adalah pluralisme semu. Ketika di Papua yg mayoritas Kristen maka Gubernurnya harus Kristen, ketika Bali mayoritas Hindu maka Gubernurnya harus Hindu. Tapi ketika di tempat mayoritas Islam diinginkan Gubernur islam, dituduh Sara.
Ketika Kebaktian hari minggu di Indonesia Timur pedagang dilarang jualan, tak ada protes. Ketika Hari Raya Nyepi di Bali tak boleh ada Kegiatan tak ada yg protes, tapi ketika di Banten bulan Puasa tak boleh jualan siang hari, banyak yg geger.
Ketika Natal tiba, pegawai toko diminta pakai Pakaian SinterKlas, katanya Toleransi. Tapi ketika Penjaga pintu Toll di Bali diminta pakai Peci, diprotes.
*Hermeneutika :*
Seperti di ILC kemarin, ada yg mengatakan yg tahu Tafsir Al Qur'an hanya Allah, lalu Para mufasir jadi tak ada gunanya. Ini logika yg ngawur dan argumentasi yg gampang dipatahkan.
Hermeneutika adalah cara mentafsir Bible yg dipakaikan untuk mentafsir Al Qur'an, ceritanya begini ;
Ada Teks, kalau menurut Hermeneutika harus diteliti bagaimana bunyi teks, bagaimana dan kapan teks itu ditulis, bagaimana keadaan penulis teks itu.
Ini bisa diterapkan pada Bible tapi tak bisa pada Al Qur'an.
Tak mungkin kita membayangkan bagaimana keadaan Tuhan berfirman, apakah marah atau senang.
Pada Al Qur'an jelas kita diperintah merujuk kepada Ayat yg lain atau kepada sabda Nabi s a w.
*Emansipasi Wanita :* Kesetaraan yg mengorbankan wanita. Ini sering dilakukan secara berlebihan. Contoh single parent, tak butuh lelaki bisa punya anak.
Seorang lelaki kafir tak boleh menikahi wanita muslim. Karena nanti akan jadi Pemimpin. Meski untuk satu orang, apalagi untuk banyak orang.
*Tahapan Ghazwul Fikri*
Disraeli, PM Inggris keturunan Yahudi pada abad 18 sudah menginstruksikan untuk menjauhkan umat Islam dari Al Qur'an. Nah ini sudah terjadi, Al Qur'an mungkin punya, tapi tak tahu isinya.
Sejak keruntuhan keKhilafahan di Turki, maka negara di Timteng terpecah belah, dan terus dikacau sampai sekarang.
Di Indonesia JIL yang berdiri sejak 2001 yg mengutamakan kekritisan berfikir dengan agenda2 :
Agenda Politik
Agenda Pluralisme
Agenda Emansipasi Wanita
Agenda kebebasan Berekspresi
Agenda manipulasi media :
Kalau media memberitahukan Timteng pasti tentang keburukan.
Padahal banyak juga kebaikan disana, misal Tentang Pengobatan yg gratis, sekolah gratis , tentang sumbangan Arab, semua tak pernah dimuat Media.
Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum
🖍 SAK
*13 Shafar 1438 / 13 Nop 2016*
Drs. Fachrur Rozi MAg
*Ghazwul Fikri*
Fenomena akhir2 ini baik di dunia maya maupun nyata terjadi perang pemikiran. Saat ini ada kecenderungan, yg salah orang lain, ketika umat islam bereaksi , yg disalahkan malah umat islam.Dan anehnya yg menista juga orang islam.
Ini yg disebut perang pemikiran yg dahsyat.
Berkecenderungan bila kita tidak menjadi pelaku dng mencari berita yg sebenarnya maka kita akan menjadi kurban.
Coba perhatikan, saat ini yg dituduh anti Bhinneka Tunggal Ika dan Anti NKRI malah orang Islam.
Perhatikan sekarang ada Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, jadi seolah menyalahkan Aksi Bela Islam kemarin anti Kebhinnekaan.
Padahal yg mengawali Anti keBhinneka adalah orang lain.
Padahal kalau umat islam mau sudah sejak th 1945 bisa kita lakukan, bukan Pancasila dasar negara. Namun justru karena umat islam cinta kebhinekaan maka lahirlah Pancasila hingga saat ini.
Peristiwa Ahok kemarin hanyalah pintu kecil, yg mengarah ke suatu yg besar.
Menurut Prof Din ada suatu hal yg jauh lebih besar dibelakangnya (note , silakan cari di Youtube, judulnya : Mantap: Ahok tetap jadi tersangka)
*Pengertian Ghazwul Fikri*
Adalah Perang Pemikiran Tanpa batas , Perang Ide, bukan Perang Fisik.
Merupakan upaya2 gencar pihak musuh Allah SWT untuk meracuni pikiran umat islam agar umat islam jauh dari islam lalu akhirnya membenci islam dan pada tingkat akhir islam diharapkan habis sampai akar2 nya.
Namanya Orang Islam,
Shalat, namun tidak mau belajar Islam.
Ketika disodori Al Maidah 51 protes : Ini kan masalah dunia, ini politik. Jangan campur agama dengan politik, karena politik itu kotor.
Kalau berfikir seperti itu maka politik akan jauh dari nilai agama.
Dan negeri ini akan selalu dipimpin orang kotor karena politik akan selamanya kotor.
Bahkan ketika MUI memberikan Sikap Keagamaan pun dituduh mencampuri Politik.
Indah sekali jawaban MUI. Bukan MUI yg masuk wilayah Politik, tapi Ahok yg melanggar wilayah kami, karena Al Maidah adalah urusan Agama.
Namun sebagian orang Islam sudah kebalik pikirannya, malah membenci Islam.
*Doktrin Utama Ghazwul Fikri*
*Orientalisme :*
Studi ketimuran, keislaman yg diselewengkan. Fakta bahwa mereka yg belajar Islam ke Barat pikirannya jadi kacau. Dan ini sudah terjadi.
*Sekularisme :*
Produk Kristen yg diadopsi ke dalam Islam. Contohnya adalah Pemisahan Politik dng Agama. Di agama lain bisa, tapi Islam tak mungkin.
Ambil contoh UU Perlindungan Anak, islam mengatur Hak Waris, Anak angkat. Dalam UU Perkawinan, islam mempunyai KUA yg mengatur syariat nikah. Dulu th 70an sampai terjadi voting di MPR tentang hal ini. Perbankan Syariah, agama lain tak punya. Bank Syariah tak mungkin lahir bila tidak lewat politik. Dulu pak Harto ikut menanamkan sahamnya.
*Inklusivisme Agama :*
Kebenaran yg menyebar di berbagai agama. Semua agama dianggap sama saja, sama baiknya. Sehingga diajarkan jangan fanatik (terlalu taat) pada agama.
Dampaknya biasa saja menikahkan anak dengan yg beda agama.
Maka yg Islam dianggap rugi, pagi2 harus bangun untuk shalat, rambut wanita harus ditutup, dll.
Kalau ini dibiarkan maka kita jadi korban.
Ada yg berpendapat, milih gubernur tak perlu islam, yg penting tdk korupsi.
Padahal ingat , pengemplang utang terbesar BLBI, Century semua non Muslim. Tapi tak pernah diberitakan agamanya.
Bila pelaku korupsi beragama Islam maka yg diserang agamanya.
Ini adalah cara untuk menjauhkan agama Islam.
*Liberalisme :*
Yang menjadikan Akal sebagai Sumber Kebenaran.
Semua serba bebas, mau minum minuman keras gak apa2 asal tidak mabuk.
*Pluralisme Agama :* Penyamarataan agama yg mendatangkan bencana. Yg dikembangkan adalah pluralisme semu. Ketika di Papua yg mayoritas Kristen maka Gubernurnya harus Kristen, ketika Bali mayoritas Hindu maka Gubernurnya harus Hindu. Tapi ketika di tempat mayoritas Islam diinginkan Gubernur islam, dituduh Sara.
Ketika Kebaktian hari minggu di Indonesia Timur pedagang dilarang jualan, tak ada protes. Ketika Hari Raya Nyepi di Bali tak boleh ada Kegiatan tak ada yg protes, tapi ketika di Banten bulan Puasa tak boleh jualan siang hari, banyak yg geger.
Ketika Natal tiba, pegawai toko diminta pakai Pakaian SinterKlas, katanya Toleransi. Tapi ketika Penjaga pintu Toll di Bali diminta pakai Peci, diprotes.
*Hermeneutika :*
Seperti di ILC kemarin, ada yg mengatakan yg tahu Tafsir Al Qur'an hanya Allah, lalu Para mufasir jadi tak ada gunanya. Ini logika yg ngawur dan argumentasi yg gampang dipatahkan.
Hermeneutika adalah cara mentafsir Bible yg dipakaikan untuk mentafsir Al Qur'an, ceritanya begini ;
Ada Teks, kalau menurut Hermeneutika harus diteliti bagaimana bunyi teks, bagaimana dan kapan teks itu ditulis, bagaimana keadaan penulis teks itu.
Ini bisa diterapkan pada Bible tapi tak bisa pada Al Qur'an.
Tak mungkin kita membayangkan bagaimana keadaan Tuhan berfirman, apakah marah atau senang.
Pada Al Qur'an jelas kita diperintah merujuk kepada Ayat yg lain atau kepada sabda Nabi s a w.
*Emansipasi Wanita :* Kesetaraan yg mengorbankan wanita. Ini sering dilakukan secara berlebihan. Contoh single parent, tak butuh lelaki bisa punya anak.
Seorang lelaki kafir tak boleh menikahi wanita muslim. Karena nanti akan jadi Pemimpin. Meski untuk satu orang, apalagi untuk banyak orang.
*Tahapan Ghazwul Fikri*
Disraeli, PM Inggris keturunan Yahudi pada abad 18 sudah menginstruksikan untuk menjauhkan umat Islam dari Al Qur'an. Nah ini sudah terjadi, Al Qur'an mungkin punya, tapi tak tahu isinya.
Sejak keruntuhan keKhilafahan di Turki, maka negara di Timteng terpecah belah, dan terus dikacau sampai sekarang.
Di Indonesia JIL yang berdiri sejak 2001 yg mengutamakan kekritisan berfikir dengan agenda2 :
Agenda Politik
Agenda Pluralisme
Agenda Emansipasi Wanita
Agenda kebebasan Berekspresi
Agenda manipulasi media :
Kalau media memberitahukan Timteng pasti tentang keburukan.
Padahal banyak juga kebaikan disana, misal Tentang Pengobatan yg gratis, sekolah gratis , tentang sumbangan Arab, semua tak pernah dimuat Media.
Semoga bermanfaat
Barokallohu fikum
🖍 SAK
Selasa, 27 Desember 2016
Kajian Ahad Pagi Muhammadiyah Banyumanik
Kajian Ahad Pagi Muhammadiyah Banyumanik
dr. Masrifan Jamil
15 Muharram 1438 H/ 18 September 2016
Kajian Kesehatan kali ini membahas tentang Kesehatan Lambung dan Nyeri sendi. Namun bukan itu yg ingin saya tulis.
Sebelumnya dibahas kejadian di ILC kemarin.
Adalah fenomena baru ada seorang muda (mantan santri NP yg jadi politisi) berani menunjuk, melotot dan mencela ulama.
Sampai seorang ulama lain sempat menangis thd kejadian tsb.
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُجِلَّ كَبِيرَنَا، وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا
“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya).”
(Riwayat Ahmad)
*Apa yg terjadi dng bangsa ini .?*
Sebenarnya itu akibat didikan para Orientalis. Dunia barat telah mengembangkan *Tafsir Hermeneutika.*
Tafsir ini adalah tafsir yg murni mempercayakan diri pada logika. Sehingga AlQur'an dianggap Produk Budaya, bukan lagi Kalam Allah.
Oleh karena itu semua orang boleh menafsirkan dan otoritas para Mufasirin ditolak.
Mereka mengabaikan bahwa Para Ulama adalah Pewaris Nabi.
dr. Masrifan menyoroti hal ini mirip dengan PKI jaman dulu yg intinya melecehkan agama. Karena ada tokoh yg mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber kekacauan (Naudzubillahi min dzalik)
Bagaimana mengatasi hal ini ?
dr. Masrifan mengintrodusir 3 hal
1. Penting mendesak kepada generasi muda, utamanya anak2 sendiri agar kembali mendalami agama.
Bisa dilihat dimana mana Kajian agama yg hadir adalah orang tua saja.
2. Di rumah, musuh utama adalah Televisi dan You tube. Orang tua perlu mengontrol hal ini , bagaimana agar Al Qur'an tetap dibaca
3. Jaman Rasul dulu diperintah untuk Jihad perang (Al Baqarah 216)
Sapi Betina (Al-Baqarah):216 - Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Di Medinah dalam 10 tahun Rasul berperang 27 kali, jadi bisa dibayangkan betapa keras usahanya.
Jihad sekarang adalah mengajak Keluarga ke Jalan Allah tak boleh bosan atau menyerah.
Semoga kita semua termasuk yg diselamatkan di jalan Allah
Barokallohu fikum
🖍 SAK
dr. Masrifan Jamil
15 Muharram 1438 H/ 18 September 2016
Kajian Kesehatan kali ini membahas tentang Kesehatan Lambung dan Nyeri sendi. Namun bukan itu yg ingin saya tulis.
Sebelumnya dibahas kejadian di ILC kemarin.
Adalah fenomena baru ada seorang muda (mantan santri NP yg jadi politisi) berani menunjuk, melotot dan mencela ulama.
Sampai seorang ulama lain sempat menangis thd kejadian tsb.
لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُجِلَّ كَبِيرَنَا، وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا
“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya).”
(Riwayat Ahmad)
*Apa yg terjadi dng bangsa ini .?*
Sebenarnya itu akibat didikan para Orientalis. Dunia barat telah mengembangkan *Tafsir Hermeneutika.*
Tafsir ini adalah tafsir yg murni mempercayakan diri pada logika. Sehingga AlQur'an dianggap Produk Budaya, bukan lagi Kalam Allah.
Oleh karena itu semua orang boleh menafsirkan dan otoritas para Mufasirin ditolak.
Mereka mengabaikan bahwa Para Ulama adalah Pewaris Nabi.
dr. Masrifan menyoroti hal ini mirip dengan PKI jaman dulu yg intinya melecehkan agama. Karena ada tokoh yg mengatakan bahwa Al Qur'an adalah sumber kekacauan (Naudzubillahi min dzalik)
Bagaimana mengatasi hal ini ?
dr. Masrifan mengintrodusir 3 hal
1. Penting mendesak kepada generasi muda, utamanya anak2 sendiri agar kembali mendalami agama.
Bisa dilihat dimana mana Kajian agama yg hadir adalah orang tua saja.
2. Di rumah, musuh utama adalah Televisi dan You tube. Orang tua perlu mengontrol hal ini , bagaimana agar Al Qur'an tetap dibaca
3. Jaman Rasul dulu diperintah untuk Jihad perang (Al Baqarah 216)
Sapi Betina (Al-Baqarah):216 - Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
Di Medinah dalam 10 tahun Rasul berperang 27 kali, jadi bisa dibayangkan betapa keras usahanya.
Jihad sekarang adalah mengajak Keluarga ke Jalan Allah tak boleh bosan atau menyerah.
Semoga kita semua termasuk yg diselamatkan di jalan Allah
Barokallohu fikum
🖍 SAK
Minggu, 18 Desember 2016
Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik, 11 Sept 2016
Kajian ahad pagi , khas ustadz Fachrur Rozy ketua Muhammadiyah Semarang yg kocak.
Haji itu gampang kok
Cuma
Mubang mubeng (thawaf)
Wira wiri (Sa'i)
Tura turu (Wukuf)
Mbolang mbalang (Jumrah)
Namun yg penting adalah hikmah pelajarannya.
*Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik, 11 Sept 2016*
*Drs. Fachrur Rozi MAg*
*Risalah Dzulhijjah*
Ada beberapa ibadah yaitu Haji, Puasa sunah, Shalat Iedhul Adha dan Ibadah Qurban.
Yg sedang Haji tidak melakukan Puasa Sunah.
Haji adalah Tarbiyah kel Ibrahim a.s
1. *Pakaian Ihram,* hakekatnya adalah kita ini semua sama, sederajad. Tak ada Pejabat tak ada Orang Kaya. Karena itu tak sepantasnya kita sombong.
2. *Thawaf,* menirukan Nabi kita tak boleh rafats (mesum), fusuq (mencaci), jidal ( bertengkar)
3. *Sa'i* adalah penghayatan thd perjuangan ibu thd anaknya. Hikmahnya adalah memuliakan orang tua.
4. *Wukuf*, semua sederhana baik tenda, tikar, pakaian bahkan cuaca panas namun suasana hati tenteram.
Harta bukan segalanya, yg membikin tenang adalah Allah.
5. *Melempar Jumrah*, bukan melempar setan. Tarbiyahnya adalah untuk baik, godaan akan banyak.
Makin baik makin besar godaan. Perlu istiqomah
6. *Shalat Iedh*.
Bisa dilapangan atau masjid.
Tidak makan sebelumnya
Khutbah yg pendek
Takbis sebelum dan sesudah shalat.
7. *Qurban*
Bisa kambing, sapi, onta
Pembagiannya.
🖍 SAK
Haji itu gampang kok
Cuma
Mubang mubeng (thawaf)
Wira wiri (Sa'i)
Tura turu (Wukuf)
Mbolang mbalang (Jumrah)
Namun yg penting adalah hikmah pelajarannya.
*Kajian Ahad Muhammadiyah Banyumanik, 11 Sept 2016*
*Drs. Fachrur Rozi MAg*
*Risalah Dzulhijjah*
Ada beberapa ibadah yaitu Haji, Puasa sunah, Shalat Iedhul Adha dan Ibadah Qurban.
Yg sedang Haji tidak melakukan Puasa Sunah.
Haji adalah Tarbiyah kel Ibrahim a.s
1. *Pakaian Ihram,* hakekatnya adalah kita ini semua sama, sederajad. Tak ada Pejabat tak ada Orang Kaya. Karena itu tak sepantasnya kita sombong.
2. *Thawaf,* menirukan Nabi kita tak boleh rafats (mesum), fusuq (mencaci), jidal ( bertengkar)
3. *Sa'i* adalah penghayatan thd perjuangan ibu thd anaknya. Hikmahnya adalah memuliakan orang tua.
4. *Wukuf*, semua sederhana baik tenda, tikar, pakaian bahkan cuaca panas namun suasana hati tenteram.
Harta bukan segalanya, yg membikin tenang adalah Allah.
5. *Melempar Jumrah*, bukan melempar setan. Tarbiyahnya adalah untuk baik, godaan akan banyak.
Makin baik makin besar godaan. Perlu istiqomah
6. *Shalat Iedh*.
Bisa dilapangan atau masjid.
Tidak makan sebelumnya
Khutbah yg pendek
Takbis sebelum dan sesudah shalat.
7. *Qurban*
Bisa kambing, sapi, onta
Pembagiannya.
🖍 SAK
Langganan:
Postingan (Atom)